Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur’an: Sejarah Baru Sabilurrasyad Melahirkan Tahfidzul Qur’an

Sabtu Malam, 4 Mei 2024 bertempat di halaman pondok, Ponpes Sabilurrasyad mengalami momen bersejarah dengan diselenggarakannya acara Akhirussanah yang disertai dengan Khotmil Quran Bil Ghoib 30 Juz dan Bil Ghoib Juz 30. Acara ini menjadi puncak perjalanan pendidikan santri selama beberapa tahun menimba  ilmu di pesantren yang terletak di Kabupaten Kendal Jawa Tengah ini.

Ratusan santri dan para tamu undangan berkumpul di halaman pesantren sejak sore hari untuk menyaksikan acara penting ini. Suasana haru dan khidmat terasa begitu kuat di udara, mencerminkan dedikasi dan kerja keras santri dalam menyelesaikan pendidikan pesantren dan pembelajaran Al-Quran selama beberapa tahun terakhir.

Pada acara Akhirussanah tahun ini, Pondok Pesantren Sabilurrasyad mempersembahkan sebuah prestasi gemilang dengan jumlah peserta khataman Al-Quran sebanyak 93 santri. Rinciannya mencakup satu santri yang berhasil mengkhatamkan 30 juz bil Ghoib, atas nama Ahmad Zhafir Rohman, serta dua santri yang memperoleh prestasi serupa dengan mengkhatamkan 30 juz bil Ghoib tabarrukan, yaitu Lutfiannisa Rosyida Aisyah dan Rahma Aulia. Sementara itu, 90 santri lainnya telah berhasil mengkhatamkan Juz 30 bil Ghoib. Tahun ini cukup bersejarah karena untuk pertama kalinya Sabilurrasyad melahirkan santri yang berhasil khatam Al Qur’an 30 Juz bil Ghoib.

Dalam pidato pembukaan, Ibu dr. Susmeiati, selaku ketua Yayasan Sabilurrasyad, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para santri atas tekad dan kesungguhan mereka dalam mempelajari Al-Quran. Beliau menekankan pentingnya penghafalan Al-Quran sebagai pondasi utama dalam menegakkan ajaran Islam yang benar dan memuliakan agama.

Setelah sambutan dari ketua yayasan, dilanjutkan dengan prosesi Khotmil Quran. Santri-satri membacakan Al-Quran secara bergantian di hadapan para hadirin, menunjukkan hasil dari upaya keras mereka selama beberapa tahun terakhir. Suasana hening yang dihiasi dengan lantunan ayat suci Al-Quran menggetarkan hati semua orang yang hadir.

Setelah prosesi khataman selesai dilanjutkan dengan tahlil, doa serta penyerahan Syahadah. Suasana pesantren terasa begitu penuh dengan keceriaan dan kebanggaan. Para santri yang menerima Syahadah tersebut menerima penghargaan dari pimpinan pesantren, serta ucapan selamat dari para tamu undangan.

Menurut ketua panitia, acara Akhirussanah tahun ini mengalami peningkatan kualitas dibanding tahun sebelumnya, terutama dari segi partisipasi peserta. Alhamdulillah, semua santri, baik yang berasal dari tingkat salaf maupun ammiyah, berhasil mengikuti khataman Al-Quran. Tahun ini juga menjadi tahun pertama bagi pesantren ini dalam melaksanakan wisuda 30 juz bil Ghoib.

Orang tua para santri menyampaikan terima kasih mereka atas bimbingan yang diberikan oleh para asatidz, sembari berdoa agar ilmu yang telah diperoleh mendatangkan keberkahan dan kesehatan bagi para pengajar.

Tak kalah menggembirakan, empat santri yang sejak awal masuk ke Pondok Pesantren Sabilurrasyad mengalami kesulitan dalam membaca Al-Quran berhasil mengatasi tantangan tersebut dengan semangat dan ketekunan. Mereka berhasil menghafal Juz 30 dengan baik, didukung oleh semangat dan dukungan teman-teman mereka.

Ustadzah Dewi, salah satu pembimbing program tahfidz di pesantren ini, mengungkapkan harapannya agar semakin banyak santri yang meningkatkan ilmunya, dan semakin merendahkan hati kepada sesama. Ibarat ilmu padi yang semakin merunduk karena semakin banyak isinya. Harapannya adalah agar semua santri, khususnya para anak Tahfiz, terus melanjutkan perjalanan penghafalan Al-Quran mereka hingga mencapai khataman 30 Juz.

Acara Akhirussanah ini tidak hanya menjadi momen penting bagi Pondok Pesantren Sabilurrasyad, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pesantren-pesantren lain di seluruh Indonesia dalam menekankan pentingnya penghafalan Al-Quran dan pemahaman ajaran Islam yang mendalam di tengah-tengah tantangan zaman modern.

Melalui acara Haflah Akhirussanah dan Khotmil Qur’an ini, Pondok Pesantren Sabilurrasyad kembali mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkualitas, melahirkan generasi santri yang tangguh dan penuh semangat dalam menyebarkan kebaikan dan kebenaran agama Islam serta menjadi penjaga kalam Allah SWT yaitu Al Qur’an. (LL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>